Tipe Data

0


Struktur Data
Struktur data adalah cara menyimpan atau merepresentasikan data didalam komputer agar bisa dipakai secara efisien. Sedangkan data adalah representasi dari fakta dunia nyata. Fakta atau keterangan tentang kenyataan yang disimpan, direkam atau direpresentasikan dalam bentuk tulisan, suara, gambar, sinyal atau simbol

Data secara umum dapat dikategorikan :
·         Tipe data sederhana / data sederhana
1.      Tunggal                 : Integer, Real, Boolean, Karakter
2.      Majemuk               : String
·         Struktur Data
1.      Sederhana             : Array dan Record
2.      Majemuk terdiri atas
ü  Linier               : Linier Linked List, Stack, Queue
ü  Non Linier       : Binary Tree, Binary Search Tree, General Tree, Tree, Graf

Pemakaian struktur data yang tepat didalam proses pemrograman akan menghasilkan algoritma yang lebih jelas dan tepat, sehingga menjadikan program secara keseluruhan lebih efisien dan sederhana. Dalam teknik pemrograman, struktur data berarti tata letak data yang berisi kolom-kolom data, baik itu kolom yang tampak oleh pengguna (user) atau pun kolom yang hanya digunakan untuk keperluan pemrograman yang tidak tampak oleh pengguna. Setiap baris dari kumpulan kolom-kolom tersebut dinamakan catatan (record). Lebar kolom untuk data dapat berubah dan bervariasi. Ada kolom yang lebarnya berubah secara dinamis sesuai masukan dari pengguna, dan juga ada kolom yang lebarnya tetap. Dengan sifatnya ini, sebuah struktur data dapat diterapkan untuk pengolahan database (misalnya untuk keperluan data keuangan) atau untuk pengolah kata (word processor) yang kolomnya berubah secara dinamis. Contoh struktur data dapat dilihat pada berkas-berkas lembar-sebar (spreadsheet), pangkal-data (database), pengolahan kata, citra yang dipampat (dikompres), juga pemampatan berkas dengan teknik tertentu yang memanfaatkan struktur data.

INTEGER

            Tipe data bilangan bulat yang tidak mengandung pecahan, jenis data ini merupakan nilai bilangan bulat, yang terdiri atas positif, negatif dan nol. Pada integer dapat dilaksanakan operasi penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian integer (DIV), serta pemangkatan.
Operator yang bekerja terhadap sepasang integer (operand) disebut Binary Operator.
Contoh  dari Binary Operator adalah :
Pembagian Integer (DIV)
Hasil pembagian integer DIV adalah sebuah integer ( menghilangkan bagian pecahan dari hasil pembagian )
Misalnya : 27 DIV 4 = 6 ( seharusnya 6.75, tapi dalam integer pecahan tersebut di hilangkan )
Contoh dari Unary Operator adalah :
Negasi
operator yang operand-nya hanya satu seperti contoh +6, -B. Tanda bilangan negatif (-) dan positif (+) pada angka 6 dan variabel B menunjukkan operator unary.

Type
Jangkauan
Ukuran
Shortint
-128..127
8 Bit
Integer
-32768..32767
16 Bit
Longint
-2147483648..2147483647
32 Bit
Byte
0..255
8 Bit
Word
0..65535
16 Bit
Tabel 1.1 Type data Integer dalam Pascal

REAL

Bilangan real adalah angka berapapun yang kita masukkan ke dalam komputer, yang bisa berupa bilangan bulat tanpa koma, ataupun bilangan yang memiliki koma di dalamnya. Akan ditulis menggunakan titik decimal atau koma decimal. Bilangan real memiliki bilangan positif dan juga bilangan negatif.

Contoh : 1.4534, 946.5, -0.0003, 3.142

Beberapa memori komputer menyebut nama dari bilangan real dengan sebutan berbeda-beda. Ada yang menamainya sebagai floating point number baik itu  single-precision floating point number maupun double-precision floating point number.

BOOLEAN

Data logika atau Data Boolean merujuk pada data yang hanya memiliki dua nilai saja–kalau tidak TRUE, ya FALSE. Boolean hanya boleh memiliki dua nilai saja.
      A.   Operator Logika, yaitu : AND, OR, NOT
ü  Operator AND akan menghasilkan nilai true, jika kedua operand bernilai true.
ü  Operator OR akn menghasilkan nilai true, jika salah satu operand berniali true.
ü  Operator NOT merupakan “precedence” dari operator AND dan OR.
     B.     Operator Relasional, yaitu : >, <, >=, <=, <> dan =
Contoh : 6 < 8 = True
              9 < 8 = False


Gambar 1.1 Algoritma Boolean

KARAKTER
            Elemen dari suatu himpunan yang terdiri atas bilangan, abjad dan sombol khusus.
Contoh : ( 0,1,….,8,9, A, B ….., Y, Z, +, -, *, /, ….. )

STRING
            merupakan suatu data yang menyimpan array (larik), sebagai contoh 'ABCDEF' merupakan sebuah konstanta string yang berisikan 6 byte karakter. Ukuran Tempat untuk tipe data ini adalah 2 s/d 256 byte, dengan jumlah elemen 1 s/d 255. String dideklarasikan dengan string [ konstanta ] atau string. Bila ukuran string tidak didefinisikan maka akan banyak memakan ruang, karena ukuran string menyesuaikan dengan defaultnya.

Contoh :
var kata: string [20]; atau var kata: string;
karena string merupakan array dari karakter. Maka kata[1] merupakan karakter pertama dari
string, kemudian kata[2], merupakan elemen kedua, dst.

Jika suatu string dibentuk dari alphabet {0, 1}, maka string yang terbentuk disebut dengan “Bit String”.

OPERASI
Operator
Jumlah karakter dalam string
LENGTH
Gabungan 2 buah string
CONCAT
Sub bagian dari string
SUBSTR
Menyisipkan string ke dalam string yang lain
INSERT
Menghapus karakter dalam sting
DELETE

LENGTH

Nilai dari operasi ini adalah suatu integer yang menunjukkan panjang dari suatu string .

Notasi : LENGTH(S) = N (integer)
  di sini S = String, N = integer

Contoh :        
·         Jika diberikan string S =‘a1a2 ... aN
      Maka LENGTH(S) = N
·         Jika diberikan string S =“SISTEMINFORMASI”
      Maka LENGTH(S) = 15
·         Jika diberikan string S =“SISTEM INFORMASI”
      Maka LENGTH(S) = 16
·         Jika diberikan string S = “ABCD20”
      Maka LENGTH(S) = 6

CONCAT
Operasi ini bekerja terhadap dua string dan hasilnya merupakan resultan dari kedua string tersebut.
Jika S1 dan S2 masing-masing adalah suatu string, maka bentuk operasi CONCATENATION dinotasikan dengan : CONCAT(S1, S2).
Contoh :        
Misal S1 = ‘a1a2 ... aN’ dan  S2  =‘b1b2 ... bM
Maka CONCAT(S1,S2) = ‘a1a2 ... aNb1b2 ... bM
String S1 = "UNIVERSITAS"
String S2 = "GUNADARMA"
CONCAT(S1, S2)= "UNIVERSITASGUNADARMA"
LENGTH(CONCAT(S1, S2)) = 20
LENGTH(S1)  + LENGTH(S2) = LENGTH(CONCAT(S1, S2))
            11            +                  9          =                     20
                                    20                    =                     20
SUBSTR
Operasi ini adalah operasi membentuk string baru, yang merupakan bagian dari string yang diketahui.
Notasi :           SUBSTR(S, i, j)
di sini : S = string yang diketahui
                     i dan j = integer
                  i = posisi awal substring 1 £  i  £  LENGTH(S)
                  j = banyak karakter yang diambil
                  0 £  j  £  LENGTH(S) dan 0 £  i+j-1  £  LENGTH(S)

Contoh :        
Diberikan S = ‘a1a2 ... aN’ ; i = 2 ; j= 4
Maka SUBSTR(S,i,j) = SUBSTR(S,2,4) =‘a2a3a4a5

·         String S = "UNIVERSITASGUNADARMA"

      SUBSTR(S,i, j) , i = 7   j = 8

      SUBSTR(S,4,8) = "SITASGUN"

·         String S = "UNIVERSITAS"

      SUBSTR(S,4,5) = "VERSI"

      LENGTH(SUBSTR(S,4,5)) = 5
·         String S = "GUNADARMA"

      SUBSTR(S,3,4) = "NADA"

      LENGTH(SUBSTR(S,3,4)) = 4
Catatan :
1. LENGTH(SUBSTR(S,i,j)) = j
2. SUBSTR(CONCAT(S1,S2),1,LENGTH(S1)) = S1
3. SUBSTR(CONCAT(S1,S2),LENGTH(S1)+1,LENGTH(S2)) = S2
INSERT
Operasi ini adalah untuk menyisipkan suatu string ke dalam string lain.
Bentuk umumnya adalah : 
INSERT(S1,S2,i). S1  dan S2 masing-masing adalah suatu string dan i adalah posisi awal S2 pada S1.
Contoh :        
Misalkan : S1  = ‘a1a2 ... aN
                    S2  = ‘b1b2 ... bM
                    INSERT(S1, S2,3) = ‘a1a2b1b2 ... bMa3a4... aN

String S1 = "UNIVERSITAS"
String S2 = "GUNADARMA"
INSERT(S1,S2,4) = “UNIGUNADARMAVERSITAS”
INSERT(S2,S1,4) = “GUNUNIVERSITASADARMA”

DELETE
Operasi ini digunakan untuk menghapus sebagian karakter dalam suatu string.

Bentuk umumnya adalah :
DELETE(S,i,j) ® menghapuskan sebagian karakter dalam string S, mulai dari posisi i dengan panjang j.
Contoh :        
Diberikan string S = ‘a1a2 ... aN
DELETE(S,3,4) = ‘a1 a2 a7a8 ... aN
·         String S  = "UNIVERSITAS"
      i = 4, j = 5

            DELETE(S,i,j) = “UNITAS”

            DELETE(S,j,i) = “UNIVTAS”

·         String S = “GUNADARMA”

            DELETE(S, 3, 5) = “GUMA”

            DELETE(S, 5, 3) = “GUNAMA”

           

DEKLARASI DALAM BAHASA PEMROGRAMAN

§ PASCAL
            Var Count : integer;
                  Switch : boolean;
                  Betha : char;
                  Alamat : packed array [1..25] of char;
§ COBOL
            DATA DIVISION
            01 Count PICTURE S999.
            01 Flda    PICTURE X.
                  88 Switch VALUE ‘Y’.
            01 Betha  PICTURE X.
            01 Alamat PICTURE X(25).

Referensi :
http://www.willysaef.com/2011/10/23/tipe-data-dan-organisasi-data/
https://fairuzelsaid.wordpress.com/tag/operator/
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/05/integer/
http://kungfudollar.blogspot.com/2012/03/pengertian-struktur-data-dan-kategori.html

Klik link dibawah ini untuk mendownload document ini :
Tipe Data << Indowebster

0 comments:

Post a Comment

 
Design by ThemeShift | Bloggerized by Lasantha - Free Blogger Templates | Best Web Hosting